KABARSUKABUMI.COM, Sukabumi - Ruslan Abdul Ghani alias Wa Imun (38), asal sukabumi yang dulunya mengajar di SD IT Tarbiatunnisa, di wilayah Bantar Kambing Bogor sejak 2005 - 2020, semenjak Pandemi melanda negeri ini dirinya terkna dampak Pandemi Covid-19 secara ekonomi, Sabtu 24 April 2021.

"Apapun yang terjadi kita tetap semangat untuk berusha, saya sudah coba buka usaha ikan bakar Wa Imun depan BRI Cibajraja. Namun tidak bertahan lama, saat Pandemi Covid-19 lagi santer-santernya, usaha kami makin lesu," Ungkap Wa Imun. 

Masih kata Wa Imun panggilan akrabnya. Bahwa sekarang Alahamdulilah sudah memasuki masa AKB alias Aktivitas Kebiasaan Baru di musim Pandemi Covid-19 ini.

Karen covid-19 ini, tidak bisa di pungkiri lagi semua merasakan dampak langsung atau tidak langsung secara ekonomi, daya beli pun makin menurun karena lebih di utamakan makan pokok yang terpenting.

"Akhirnya gulung tikar juga warung ikan bakar saya," ucapnya.

Dirinya terus mencari peluang, dan akhirnya mencoba jualan bakso dengan bahan dasar ikan dari Palabuhanratu.

"Dari bulan Juni 2020 sampai sekarang, Alhamdulillah untuk pemasaran bakso ternyata lebih masuk pasaran karena kalau ke Palabuhanrtu terlalu jauh. Akhirnya di Sukabumi juga bisa menikmati bakso ikan," bebernya.


Tujuannya berdagang ingin bermanfaat dan bersilaturahmi dengan orang banyak, tambah dia. Silaturahmi dapat, dan juga dari silaturahmi itu ternyata jadi jalan atau strategi marketing usaha Baksonya. 

"Sesuai ajaran Rosulullah ketika berkunjung hendak membawakan buah tangan, jadi Bakso ini pun bisa jadi oleh-oleh juga," terangnya. 

Bakso Wa Imun ini lokasi di Kampung Tipar acibolang Kaler Rt 49/10, Desa Cibolang Kaler, Kecamatan Cisaat. 

Menurut pengakuannya, Kenapa ambil branding Wa Imun, dirinya pernah belajar untuk menentukan branding itu harus mudah diingat.

"Harapan Wa Imun mudah di ingat, dekat di hati, dan rasanya bisa dinikmati, nikmatnya terasa imunitas terjaga," jelasnya lagi. 

Bagi dirinya apapun kondisinya yang penting jangan patah semangat dan terus berdoa serta berusaha dan berdo'a lagi. 

"Berdo'a, berusaha, Berdo'a lagi serta terus bersyukur," pungkasnya. 


*Matsos.