KABARSUKABUMI.COM - Beberapa hari ini media sosial kembali diramaikan dengan postingan mengenai nasib eks Buruh PT MGL, Hal itu dipicu dengan intens nya gerakan eks para pekerja PT.Muara Griya Lestari (MGL) yang sampai dengan hari ini belum mendapatkan kepastian tentang kapan dan bagaimana mekanisme pembayaran upah mereka yang sudah hampir 2,5 tahun belum memiliki titik temu.

PT.MGL yang mengalami pailit sekitar bulan Juli 2019 ditangani oleh pengadilan yang menangani kepailitannya menunjuk kurator sebagai pengelola PT.Muara griya Lestari hingga saat ini.

Endi Supardi (48) yang akrab disapa Endi salah-satu eks.pekerja PT.MGL yang juga merupakan kordinator Gerakan eks pekerja PT.MGL mengatakan kepada kabarsukabumi.com bahwa menurut dirinya dan eks.pekerja PT.MGL yang lain merasa kecewa atas ketidak pastiannya dari PT.MGL untuk nasib para pekerja PT.MGL yang hak-hak masih belum terpenuhi.


"Ya saya secara peribadi dan temen-temen yang lain (eks.pekerja PT.MGL) merasa kecewa atas semua yang menimpa kepada kami, karna sudah hampir 2.5 tahun ini belum mendapatkan kejelasan atas hak-hak kami". Tutur endi  

Endi juga menambahkan bahwa dirinya dan eks.pekerja PT.MGL yang lain membuat suatu pergerakan kemanusiaan yang mengatasnamakan gerakan eks.pekerja PT.MGL yang bertujuan untuk menuntut hak-hak nya yang belum terpenuhi.

"ya kami membuat gerakan para Eks.pekerja MGL guna untuk menuntut hak-hak kami kepada PT.MGL, Gerakan ini murni gerakan moral, gerakan kemanusiaan yang di dasari oleh rasa senasib sepenanggungan dalam pengabdian menjadi buruh di PT.MGL yang sudah memeras keringat dan berkontribusi aktif tapi sampai hari ini belum menerima pembayaran upah kembali selama 2,5 tahun". Tambah Endi

Meskipun persoalan kepailitan perusahaan PT.MGL yang kini sudah diserahkan kepada pengadilan semua yang berurusan dengan para kreditor termasuk karyawan sebagai kreditor utama yang harus di bayar tanpa kurang sedikitpun disamping itu Endi juga mengkritisi Owner PT.MGL yang diduga terlalu acuh dan hanya mementingkan sepihak terhadap persoalan yang menimpa para eks.pekerja PT.MGL

"Kami juga sangat kecewa dengan sikap dari PT.MGL terutama ownernya yang seakan-akan terlalu acuh terhadap persoalan yang menimpa mantan pekerjanya, kan sekarang beliau disibukan dengan investasi barunya di salahtiga sementara nasib kami seolah-olah di abaykan begitu saja". Tegas Endi

Menurut endi ada banyak celah untuk mendapatkan solusi dalam penyelesaian persoalan ini, namun itu tergantung bagaimana kooperatifnya pihak PT.MGL dan juga seluruh stakeholder perburuhan termasuk pemerintah dalam membantu ending dari kisah panjang penelantaran buruh yang dirinya dan eks.pekerja PT.MGL yang lain.

"Kita banyak mempunyai regulasi buruh untuk penyelesaian kasus PT.MGL ini ada UU Ketenagakerjaan, UU OMNIBUSLAW CIPTA KERJA, PP Pengupahan, UU Kepailitan Penundaan Pembayaran Utang dan UU Perseroan Terbatas semuanya adalah solusi". Tambah endi

Sebelum mengakhiri bincang bincang Endi pun yang kini rajin menjadi penggiat agrowisata dan sosial masyarakat menyatakan dengan semangat bahwa tolong ingatkan owner PT.MGL yang lagi asyik berusaha di jawa tengah itu bahwa ada bekas karyawannya yang terlantar di Sukabumi dengan berbagai macam problem dari mulai pembayaran upah di bawah UMK yang telah di tetapkan dan menyalahi UU Ketenagakerjaan no 13 tahun 2003 yang berimplikasi tindak pidana dan bertentangan dengan PP Pengupahan dan juga karyawan yang masa kerja nya masih menyisakan kontrak yang menjadi kewajiban perusahaan untuk membayarnya.

Endi pun berterimakasih kepada para elemen buruh PT.MUARA GRIYA LESTARI yang lebih dulu melakukan langkah dan upaya penyelesaian masalah ini,saya dan kawan kawan bukan mengambil alih tetapi mencoba masuk untuk melakukan upaya penyelesaian dengan cara yang lain dan saya optimis ketika delik ini menjadi aduan pidana maka hukum akan berlaku sesuai Undang undangnya bukan hanya sebagai pemanis belaka,dan saya harapkan Lembaga Kerjasama Triparti nantinya akan bekerja maksimal sesuai peran dan fungsinya,ya harus lah mereka di gaji dengan uang rakyat kok..masa ketika rakyat mengeluh dan mengadu di abaikan.

Khusus kepada para anggota legislatif DPRD Kabupaten Sukabumi tolong kami sebagai bekas karyawan yang terabaikan dalam hak haknya setelah kewajiban kami jalankan terutama kepada komisi yang membidangi ketenagakerjaan.

Dan untuk seluruh eks karyawan PT.MGL yang mendukung gerakan moral ini endi mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang luar biasa,sungguh dari kata dan wajah mereka saya melihat betapa keinginan mereka untuk kasus ini segera tuntas sungguh luarbiasa sekali,pokoknya tetap semangat,kita berdoa dan berupaya,yakinlah ALLAH Subhanahu wataala akan berada di pihak yang benar.

BURUH BERSATU TAK MUDAH DI KALAHKAN....pungkasnya sambil mengepalkan lengan.


(0023)