KABARSUKABUMI.COM - Pegiat Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Sukabumi Fona Melania (45) mengajak semua pihak untuk menonjolkan nama daerah. Terutama dalam produk buatan Sukabumi.

"Kita harus bangga menjadi warga Sukabumi. Salah satunya, bisa kita lakukan dengan membuat berbagai produk khas yang ada nama Sukabuminya. Semisal, Bubur Sukabumi," ujarnya, ketika kita berbincang-bincang di sudut Resto De Kebondjati,  Sabtu (6/3/2021).

Lewat cara tersebut, dirinya meyakini produk olahan pelaku UMKM Sukabumi akan semakin dilirik. Baik masyarakat Sukabumi ataupun orang dari luar daerah.

"Ketika ada nama daerah, biasanya orang penasaran dan pasti mencoba membeli," ucapnya.

Dia menyontohkan, Martabak Bandung dan Bubur Cianjur yang laris menggunakan nama daerah. Padahal, makanan itu dijual di luar daerahnya.

"Martabak Bandung misalnya, peminatnya sangat banyak. Padahal, mereka jualannya di Sukabumi. Kitapun harus bisa seperti itu," ungkapnya.

Apalagi di era teknologi seperti saat ini. Dirinya meyakini, berbagai produk bisa dengan mudah diterima masyarakat luar.

"Kita bisa mulai gaungkan di media sosial dengan memakai hastag Sukabumian misalnya. Terutama ketika menampilkan foto di media sosial," terangnya.

Penggiat Pariwisata Agus Ramdhan menambahkan, banyak potensi di Sukabumi yang belum tergali. Mulai dari rempah-rempah, dulu Sukabumi terkenal penghasil pala misalnya,  hingga kuliner khas Sukabumi. 


"Kita harus bersatu dan bergotong royong mengangkat berbagai hal tentang Sukabumi. Terpenting, kita harus bangga dengan nama Sukabumi," bebernya.

Manager Resto De Kebondjati Adi Teguh Pangestu mengaku, tempat makannya memiliki makanan khas Sukabumi. Meskipun, nama makanan itu tidak menggunakan nama Sukabumi.

"Kita punya ayam kecombrang yang merupakan khas Sukabumi," jelasnya.

Namun ke depannya, Ia akan membuat menu baru yang terdapat nama Sukabumi. Sehingga, akan menjadi kebanggaan ketika restorannya ekspansi ke luar daerah.

"Ingin rasanya ada kuliner kebanggan dengan menggunakan nama belakang Sukabuminya," pungkasnya.