KABARSUKABUMI.COM - Berbagai produk UMKM di Jawa Barat terus bergeliat, meskipun di tengah pandemi covid 19. Bahkan beberapa produk menjadi incaran negara luar.

"Gula aren dari  Sukabumi saja diminati warga Korea dan telah diminta untuk ekspor ke negaranya," ujar penggiat UMKM Sukabumi Fona Melania (45) kepada Kabarsukabumi,com, Minggu (28/2/2021).

Berkaca dari hal itu, dirinya meyakini produk UMKM Jabar bisa bertahan di tengah pandemi covid 19. Bahkan bisa maju di persaingan lokal maupun luar negeri.

"Pelaku UMKM jangan putus asa. Banyak berkah di balik pandemi covid 19. Sehingga, pelaku UMKM bisa survive," ucapnya.

Menurutnya, banyak produk UMKM Jabar unggulan dan khas dari Sukabumi. Baik dari produk makanan ataupun yang lainnya.


"Contoh saja, saya bawa opak Jampang, rengginang, enye, hingga batik khas Sukabumi," ungkapnya.

Perwakilan Hipmikindo asal Kabupaten Bandung Barat Angger (37) mengatakan, pandemi covid 19 tidak berdampak besar bagi pelaku UMKM Jabar di wilayahnya. Bahkan produk UMKM, khususnya tanaman berlipat ganda peminatnya.

"Daerah tempat kami berusaha ini lebih spesialisasi ke bidang tanaman hias. Selama corona, UMKM tanaman tidak terpengaruh. Bahkan, berlipat lipat pembelinya," bebernya.

Menurutnya, produk UMKM tanaman di Kabupaten Bandung Barat memiliki daya tarik tersendiri. Apalagi dikemas menjadi green souvenir.

"Produk kami bagus untuk diekspor. Khususnya ke daerah Arab," pungkasnya.