Kabarsukabumi.com - Dinas Perhubungan Kota Sukabumi bersama Organda dan KKU sudah mengantisipasi terkait akan kenaikan harga BBM yang diumumkan hari kemarin oleh Pemerintah.

Menurut keterangan Kadishub, Abdul Rachman saat dihubungi lewat teleponnya, mengatakan bahwa Dinas Perhubungan Kota Sukabumi melakukan antisipasi dengan mengadakan rapat dengan KKU dan Organda untuk menentukan Tarif Angkutan atas kenaikan BBM tersebut pada saat bulan April yang lalu.

"Kita sudah melakukan langkah-langkah antisipasi dengan mengadakan pertemuan dengan pihak-pihak terkait,baik dengan pengurus KKU dan Organda untuk menentukan Tarif Angkutan Kota ini. Setelah diumumkannya kenaikan harga BBM oleh Pemerintah, kami sudah mengantisipasi terkait Tarif Angkutan ini, sudah dibuat ," jelas Abdul Rachman kepada Kabarsukabumi. com, Senin, 5/09/2022.

Dari informasi yang diperoleh Kabarsukabumi.com saat menerima selebaran Tarif Angkutan Kota yang telah di tanda tangani oleh Pihak terkait pada 7 April 2022 yang lalu , Abdul Rachman pun memberikan penjelasannya.

"Ya benar , tarif yang sudah disepakati dari harga BBM jenis Pertalite Rp.10.000,- per liter dengan penyesuaian Tarif untuk Angkutan Kota  di Kota Sukabumi sebesar Rp.6.000,- untuk semua Trayek," terangnya.

Kemudian menurutnya, tarif untuk Pelajar hingga  Tingkat SMA ada kenaikan dari semula Rp.2000,- dan untuk yang baru ini sebesar Rp.3000,-

Abdul Rachman menerangkan bahwa Dinas Perhubungan , Organda dan KKU telah mengantisipasi disaat BBM akan naik dan hal tersebut sudah dibahas serta sudah disepakati pada Berita Acara Hasil Kesepakatan Rapat pada 7 April 2022 lalu.

"Selebaran Berita Acara Hasil Kesepakatan Rapat yang ditandatangani pada 7 April 2022 yang lalu itu yang digunakan, jadi disana sudah tercantum harga BBM yang naik dan dengan penyesuaian Tarifnya. Kemudian bila nanti ada kenaikan lagi, contohnya, Harga BBM Naik lagi di harga 12 Ribu, itupun sudah ada penyesuaian Tarifnya," jelasnya.

Sehingga dengan perkiraan yang sudah dibuat ini, menurut Abdul Rachman dapat mengantisipasi dengan cepat terkait Tarif yang diberlakukan ketika terjadi kenaikan BBM.

(Red/Hendra Jo Sofyan)