Ayo Banyak Doa 


UNTUK KAWANKU PEDAGANG

Dagang itu bukan perkara sedikit atau banyak, dagang itu bicara tentang mental.

Mental bahwa dagang 

Tak selalu laku, tak selalu mulus kadang sepi pembeli , terkadang juga rugi .

Tapi,  seni berdagang tetaplah indah.

Saat laku, rejeki itu derasnya sederas air hujan yang paling deras. Menguji para pedagang untuk bersyukur dan tidak sombong, serta tidak melalaikan kewajiban kepada Allah SWT. 

Tapi, disaat sepi.

Sepinya seperti kemarau yang kering, kering kerontang, juga hening, maka ia diuji dengan kepedihan dan kesabaran.

Dan inilah yang mesti dijalani, bagaimana pun Allah menentukan takdir-Nya. Dan yang harus terus diyakini adalah, inilah jalan nafkah, yang berlimpah di dalamnya banyak berkah.

Inilah jalan nafkah, yang bisa memperbanyak teman dan menambah kawan, juga menjalin tali siraturrohim yang erat dengan karib kerabat, serta menjalin ukhuwah dengan kawan seagama, inilah jalan nafkah, yang Rasul dan para Sahabat lakukan .

Inilah jalan nafkah, yang sembilan pintunya terbuka, untuk mereka yang mau bersusah payah tanpa keluh kesah.

Dan juga yang harus diingat, harta hasil dagangan, kekayaan apa yang bisa kita dapatkan, tapi, seberapa besar dari harta itu bisa bermanfaat untuk membahagiakan keluarga juga orang lain, baik yang miskin atau fakir.

Karena kebahagiaan hakikatnya adalah saat kita mampu membahagiakan keluarga dan orang lain yang membutuhkan, dan juga meninggikan kalimat Allah dimuka bumi dari andil harta kita.

Semakin banyak uang yang kita kumpulkan, semakin banyak yang bisa kita amalkan, jika kita bukan tipe kikir atau dunia sebagai tujuan.

Jadi, teruslah berdagang, teruslah dagangan omzet juga untung, tapi tentu tidak lupa kapan barangan dan harta sampai nisab berzakat

Sedikit atau banyak hasil yang dapat tetap indah, karena itulah seni dalam berdagang, ada rasa syukur tersendiri yang bisa dialaminya hanya dengan pedagang, suka maupun duka..

Ayoo bantu sebarkan, sebagai Amal Jariyah.

"Barangsiapa mengajak (manusia) kepada petunjuk, maka baginya pahala seperti pahala orang yang mengikutinya tanpa mengurangi pahala mereka sedikit pun."HR.MUSLIM_

BAROKALLAHUFIKUM