Kabarsukabumi.com - Kamar Dagang dan Industri  (Kadin)  Kabupaten Sukabumi mengadakan Musyawarah Kerja ke- VI dan Pelantikan Pengurus Kadin Sukabumi. Acara ini dilaksanakan di Selabintana Conference Resort Hotel, Rabu, 24/11/2021.


Hadir pada kesempatan ini,  Perwakilan Bupati Kabupaten Sukabumi , H.Marwan Hamami diwakili oleh Staf Ahli , Ketua Kadin Provinsi Jabar, Cucu Sutara, Ketua Kadin Kabupaten Sukabumi yang baru dilantik,  H.Eman Sulaeman, Perwakilan Kejari Kabupaten Sukabumi , Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi,  Yudha Sukmagara,  Danramil dan Kapolsek Sukabumi. 

Ketua Umum Kadin Jawa Barat,  Cucu Sutara,  saat diwawancarai mengatakan sangat mengapresiasi atas Pelantikan yang dilaksanakan pada hari ini dan Mukab VI Kadin Kabupaten Sukabumi.

"Kami dari Jawa Barat sangat mengapresiasi dan menaruh hormat atas Mukab ke VI Kadin Kabupaten Sukabumi yang dilaksanakan hari ini. Acara kali ini yang sudah diamanatkan Anggaran Dasar dan Rumah Tangga, artinya mempunyai tanggung jawab besar terhadap ekonomi , khususnya di Kabupaten Sukabumi," ujar Cucu kepada Awak Media. 


Menurutnya,  Tugas Kadin ini sangat Mulia sesuai dengan UU No. 187 yang mengamatkan khususnya di bidang Industri Perdagangan dan Jasa.  

"Implementasinya harus dengan cara Kolaborasi dan Sinergitas yang baik, tanpa itu semua tidak akan berhasil apalagi di masa yang sulit saat ini, Pandemi Covid 19. Semua harus bersatu,  Pemerintah,  Swasta dan Masyarakat dengan bersatu kita akan kuat," ucapnya. 

Selanjutnya,  Cucu pun mengharapkan agar tidak lagi membicarakan APBD untuk membiayai pembangunan di Kabupaten Sukabumi dikarenakan wilayah Kabupaten Sukabumi begitu luas dan dari Jumlah penduduk 2,6 Juta jiwa. 

"Mari kita berfikir secara jauh kedepan,  Jangan lagi membicarakan APBD, tidak mungkin mampu APBD membiayai Kabupaten Sukabumi yang wilayahnya ini begitu luas,  dan dari jumlah penduduk mencapai 2,6 Juta Jiwa. Mari kita bicarakan Investasi, bicara ekspor, UMKM naik kelas ,pasti bisa Kadin. Itu tugas Kadin dan bukan tugas Pemerintah , kita harus ada didalamnya membantu masyarakat," tambahnya. 

Gebrakan Kadin Kabupaten Sukabumi harus mampu berkonsolidasi dengan Pemerintah Daerah untuk mengangkat perekonomian di wilayah dengan bersama-sama menentukan program yang strategis. 

"Harus ada keberpihakan juga kepada para Pengusaha karena Pengusaha adalah pahlawan juga, tanpa Pengusaha apakah ada PAD ?  dan para pengusaha merekrut karyawan untuk tenaga kerja oleh karena itu harus ada keberpihakan kepada Pengusaha," tuturnya. 

Ditempat yang sama, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi menyuarakan hal yang sama terkait    Anggaran Pembangunan tidak harus terpaku dari APBD.


"Sangat mungkin hal itu dilakukan, kita harus merubah Mindset kita , kalo APBD kan sudah pasti yah diberikan dan perencanaanya pun sudah dipersiapkan oleh Pemerintah Daerah sesuai dengan Perundang-undangan yang ada. Nah, sekarang bagaimana kita merubah itu semua dengan tidak mengandalkan APBD ini," ujar Yudha kepada Wartawan. 

Menurut Yudha, bagaimana caranya agar para Investor atau Insvestment ini mau menginvestasikan di Kabupaten Sukabumi. 

"Saya rasa ini tidak sulit, hanya bagaimana cara kita menyajikan agar investor-investor ini tertarik untuk datang ke Kabupaten Sukabumi. 

Baik didunia Pertanian,  Pariwisata, maupun Infrastruktur ," tegasnya. 

"Yudha mengharapkan agar Bappeda sebagai Stakeholder dapat dikaji dan memutar pemikiran-pemikiran baru dan membuat terobosan yang tidak hanya mengandalkan pembangunan ini dari APBD saja," tambah Yudha .

Setelah acara Pelantikan ini, Ketua Kadin Kabupaten Sukabumi, H.Eman Sulaeman akan berkonsolidasi dengan Pemerintah Daerah dan sebagai Ketua Kadin yang baru,  dirinya akan menjalankan apa yang menjadi amanat Undang-undang. 


"Saya sebagai Ketua Kadin bisa melaksanakan Amanah Undang-undang dan amanah Pemerintah Daerah demi kemaslahatan umat, kemakmuran dan demi kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Sukabumi," jelas Ketua Kadin Kabupaten Sukabumi, Eman Sulaeman kepada Awak Media. 

Sesuai dengan Perpres 87 Tahun 2021 tentang Pengembangan Jabar Selatan ,Ketua Kadin yang baru ini akan berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah dan Pusat sekaligus seluruh Pola pikir anggota Kadin agar dapat memajukan perekonomian masyarakat khususnya di daerah terpencil. 

( Hendra Sofyan )