H. Moch Nunu Nugraha

Kabarsukabumi.com - Seorang Tokoh Masyarakat,  H.Moch Nunu Nugraha,  menanggapi terkait Postingan "Membangun Kota Sukabumi Tanpa APBD " Kamis (11/11/2021) dengan menjawab " Mustahil". 

Kabarsukabumi.com yang mengangkat pendapat seorang Pengusaha dan sebagai Ketua Karang Taruna Kota Sukabumi, Raden Koesoemo Hutaripto ini mendapatkan tanggapan dari seorang Tokoh Masyarakat dan Netizen. 

"Jawabannya untuk saat ini Mustahil. Kenapa saya jawab seperti ini karena sirkulasi yang ada di pemerintahan saat ini sangat bergantung terhadap APBD yang memang sangat kecil, tetapi jika memang bisa efisien dalam pemakaian sedikit bisa mendongkrak pembangunan," ujar Nunu menanggapi postingan tersebut yang dikirimkan ke Kabarsukabumi.com

Baca : https://kabarsukabumi.com/news/1881/raden-koesoemo-hutaripto-rkh-membangun-kota-sukabumi-tanpa-andalkan-apbd-bisakah

Selain itu, menurut Nunu,  dirinya sebagai warga masyarakat selalu ikut memperhatikan dari berbagai aspek.

"Saya sebagai warga masyarakat memperhatikan dari berbagai aspek, sebenarnya dikota sukabumi itu, banyak individu yang berpotensi, baik itu kemampuan dalam Konstruksi, Konsultan sampai Infrastruktur serta akses ke pemerintah pusat," jelasnya. 

Kenapa aset-aset itu tidak dimanfaatkan dalam satu konsep, artinya pemerintah harus mencoba membuka diri untuk berkomunikasi sehingga terbentuk satu strategi yang sesuai untuk membangun kota sukabumi.

Kemudian, tempatkan orang (Sekdis/ Kabid) sesuai dibidangnya, nah,  komunikasi yang harus diutamakan, ajaklah berdialog.

Sementara itu, perihal pembangunan yang dilakukan di Kota Sukabumi , Nunu mengharapkan Pemerintah Daerah dapat memberdayakan mereka. 

"Seperti Asosiasi Jasa Konstruksi Kota untuk rencana pembangunan karena merekalah yang mempunyai hak sesuai dengan undang-undang dan Pemerintah Daerah wajib memberdayakan mereka , jangan hanya menjadi penonton sedangkan kewajiban seperti  membayar pajak, perpanjangan SBU serta BPJS  sudah mereka tempuh," pungkasnya. 

"Lalu , menilai masyarakat kota siapa yang mempunyai akses ke pemerintah pusat, manfaatkan akses hubungannya. Kita itu kota kecil dengan 7 kecamatan, sangatlah mudah untuk membangunnya jika memang ada komunikasi dengan semua yang terkait," ucapnya. 

Siapapun mengharapkan Kota Sukabumi ini lebih maju dan sangatlah penting bilamana masyarakat selalu dilibatkan sehingga anggaran terserap dan dapat bermanfaat. 

"Kan mubazir, niat Pemerintah sudah bagus untuk membangun Pedestrian Ahmad Yani tetapi karena tidak adanya komunikasi maka jadi lah issue yang digoreng saat ini sehingga masyarakat menilai pembangunan apa saja yang berhasil ?," tegas Nunu. 

Namun itu semua merupakan tanggung jawab kita bersama untuk memecahkan permasalahan yang ada di wilayah Kota Sukabumi. 

"Janganlah menyalahkan Pemerintah Kota karena mungkin sudah merencanakan semua dengan matang, tetapi jangan juga menyalahkan masyarakat, karena mereka pun mempunyai hak untuk menilai keberhasilan satu pemerintahan," tukasnya. 

Pembangunan Kota Sukabumi adalah tanggung jawab kita semua dengan begitu,  jangan saling menyalahkan, mari kita bangun komunikasi yang baik demi kepentingan kita bersama.

"Hanya pemerintah yang bisa memulai komunikasi ini , bukalah dan ajaklah maka Insya Allah Kota Sukabumi akan lebih baik lagi, " tutupnya. 

( Hendra Sofyan )