KABARSUKABUMI.com - Setelah diresmikannya sebagai Desa Digital tahun lalu, akhir akhir ini desa Cijengkol kembali melakukan inovasi untuk mengoptimalkan pelayanan administrasi publik melalui mesin elektronik mirip seperti mesin ATM sebagai alat pelayanan surat menyurat.

Inovasi ini merupakan Karya Pemuda Cijengkol melalui “Sanjaya IT Solution” yang diberi nama Sistem Peyanan Elektronik Mandiri ( SIPELEM)

“Dalam mesin tersebut masyarakat dapat membuat surat Pengantar SKCK, SKTM, SKU, Domisili Usaha, Domisili Pesantren, Domisili Warga, Surat Kenal lahir, Surat Kematian, dan Domisili Sekolah” ungkap Ferry Sanjaya selaku Ceo&Founder Sanjaya IT Solution.

Setelah sebelumnya SIPELEM diuji coba berbagai pihak mulai Diskominfo dan DPMD Kab. Sukabumi, Minggu ini (31/5/2020) SIPELEM Kembali di jajal, kali ini juga bukan oleh sembarang orang

Adalah Dirjen Penanganan Fakir Miskin (PFM) Kemensos, Drs.Asep Sasa Purnama.M.Si bertepatan dengan monitoring penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) di Desa Cijengkol

Dirinya mencoba secara langsung pembuatan administrasi Surat keterangan Tidak Mampu (SKTM), dan mesin itu berhasil menunjukan kinerja yang cukup baik, Mudah, Cepat dan efisien.

“Sebagai salah satu inovasi ditingkat desa, SIPELEM ini luarbiasa utk mempercepat pelayanan desa, kedepan saya harap semua desa bisa seperti desa Cijengkol, bukan jamannya lagi pelayanan administrasi lama dan berbelit” terangnya.

“sekarang jamannya teknologi, semua tidak bisa menghindarinya, inovasi desa Cijengkol saya kira layak jadi percontohan” tambahnya

Menyikapi pernyataan Dirjen PFM tersebut, Ferry Sanjaya mengatakan akan menindaklanjutinya dengan lebih profesional.

Kedepan Ferry Sanjaya akan mensosialisaiskan SIPELEM ini ke desa-desa yang ada di Indonesia, dengan maksud membangun kerjasama pengembangan teknologi dalam tatakelola manajerial di instansi.