KABARSUKABUMI.com - Marwan Hamami adalah bupati Sukabumi yang menjabat pada periode 2016–2021. Sebelumnya dia juga pernah menjabat sebagai Wakil Bupati Sukabumi pada periode 2005–2010.

Sebelum masuk dalam dunia politik marwan hamami mengelola beberapa perusahaan besar bersama keluarganya yang berada di wilayah Sukabumi.

Marwan Hamami merupakan cucu dari tokoh  pengusaha sukses di era 70an  yaitu alm H.Oting yang memiliki perusahaan pompa bensin  pertama diwilayah  kabupaten sukabumi dan beberapa agen minyak tanah  hingga di teruskan Oleh keluarga H.Hamami yang merupakan ayah kandung dari Marwan Hamami.


Selain sosok yang tegas, Mandiri dan pekerja keras, Marwan Hamami juga dikenal dengan kedermawanannya.

"Sejak dulu hingga sekarang keluarga pak marwan hamami itu, sering melakukan kegiatan sosial seperti mengangkat dan membiayai anak yatim melanjutkan sekolah, menghibahkan tanah untuk mesjid dan memberi bantuan kepada masyarakat jompo dan miskin" jelas eko purwanto,  Salah satu saat di temui dirumahnya di Nangeleng Sukabumi, Minggu Pagi (20/09/2020).

Menurut eko, kebaikan yang dilakukan orang nomor satu di sukabumi itu bukan hanya itu, bahkan sempat bantuan pribadi beliau menjadi polemik karena di anggap menggunakan anggaran pemerintah.


"Seperti saat ini wabah pandemi corona, Pak marwan sumbangkan gajinya selama menjabat jadi bupati serta penghasilan lain yang diperoleh oleh keluarganya, dan itu dilakukan sebelum bantuan dari pemerintah turun sampai hari ini" tambahnya.

Saat ditanya, Alasan pak marwan simpel saja  ungkap eko, karena bantuan pemerintah itu ada mekanisme dan harus menunggu refokusing anggaran sehingga membutuhkan waktu dan proses

"saya merasa bangga menjadi bagian dalam kegiatan pendistribusian bantuan untuk masyarakat yang betul betul rawan, serta mengalami kesulitan ekonomi di tengah wabah covid-19, dan alhamdulillah  bisa mengcover sebagian masyarakat yang belum terdata dalam program " ucap eko

Krennya lagi, tambah eko, Marwan Hamami sering turun langsung bersama komunitas untuk membagikan kepada masyarakat yang berada didaerah terpencil dengan melewati medan medan tanah licin dan berbatu.


Dikonfirmasi terpisah usai kegiatan Gebyar Muharam 1442 Hijriyah di Kampung Cijambe Kecamatan Cisaat,  Marwan Hamami tidak begitu banyak menanggapi

"Sudahlah, kebaikan itu tidak perlu diumbar, yang paling penting bagaimana  hidup kita  bermanfaat bagi orang lain" singkatnya, Minggu (20/09/2020).

(Red)